DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pengadilan Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025, berdasarkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan Departemen Bulan Sabit Mahkamah Agung. Keputusan ini disampaikan melalui Saudi Press Agency (SPA) pada Sabtu (29/3/2025) petang, sekaligus mengucapkan selamat Hari Raya kepada seluruh umat Islam di dunia. Sementara itu, pemerintah Indonesia menetapkan Lebaran pada Senin, 31 Maret 2025, menciptakan perbedaan hari perayaan antara kedua negara.
DIALEKSIS.COM | Nasional - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar Sidang Isbat sore ini untuk menentukan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah. Sidang ini dijadwalkan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/4/2024).
DIALEKSIS.COM | Tajuk - Berbeda dalam penafsiran tidaklah harus menghasilkan perpecahan. Namun perbedaan itu ambillah hikmahnya. Membangun negara ini sehingga menjadi kuat juga karena adanya perbedaan adanya keberagaman.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi menghimbau umat Islam dapat menghormati keputusan pemerintah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah pada Sabtu, 22 April 2023. Ia meminta kebijakan tersebut tidak dibawa ke ranah politik.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemantauan hilal penentuan 1 Syawal 1444 Hijriah telah dilakukan oleh Kementerian Agama, BMKG dan sejumlah ormas islam di wilayah Aceh, Kamis (20/4/2023).
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Syawal 1444 Hijriah atau Lebaran 2023, pada Kamis (20/4/2023).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sidang Isbat menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriyah atau perayaan Idul Fitri tahun 2020 Masehi akan digelar Kementerian Agama pada petang ini, Jumat (22/5/2020).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sidang Isbat awal Syawal 1441 H oleh Kementerian Agama (Kemenag) akan digelar 22 Mei 2020. Kemenag akan kembali menggelar sidang isbat awal bulan Syawal 1441 H pada Jumat, 22 Mei 2020 mendatang.